Books

Barisan Angsa Hitam

Semenjak pertama terbit, buku ini sudah mencuri perhatianku. Namun masih ragu untuk membacanya (Nonfiksi-Bisnis Ekonomi lumayan bikin keder, biasanya baca novel). Tapi baru sekarang bisa terbaca. Si angsa menarikku dengan kepakkan sayapnya yang indah. Judul buku ini selalu tersimpan di bawah sadar, tanpa menyadari sebelumnya bahwa hampir seluruh hidupku merupakan sekumpulan kejadian black swan itu sendiri.

Awalnya, ada seorang teman yang memberikan quote,
“Jangan berdebat dengan orang bodoh. Ia akan menyeretmu pada levelnya dan mengalahkanmu dengan pengalaman. “

Setuju juga sih dengan quote itu. Intinya adalah ga usah ngladenin orang yang omong doang. Tergantung juga konteksnya apa.

Namun ada yang mengganjal ketika konteksnya di subjekkan. Mungkin juga karena aku terbawa emosi yang juga subjektif (Oke, mungkin konteksnya jadi benar berbeda). Akhirnya ganjalan itu mempertemukanku kembali dengan buku ini. Thanks God, this is just how I love the work of my subscons mind.

Anyway….

Aku senang mencari tau tentang segala sesuatunya, randomness, kadang tidak memiliki pola satu dengan yang lain. Asalkan menarik perhatian (bahkan hal yang ga penting sekalipun!) aku akan mengikutinya (agak kurang efektif di waktu juga sih, tapi I had fun, so why not?).

Pada akhirnya pengetahuan yang kutimbun meninggalkan hal yang aku tak tau lebih banyak. Namun itulah kesenangannya, itu seninya. Ketidaktahuan yang membuatku siap menghadapi hal yang tak terpikirkan sebelumnya, yang belum pernah terjadi atau mungkin tidak akan pernah terjadi.

Aku senang merencanakan segala sesuatunya namun tak pernah terlalu terkejut dengan hasil diluar rencana. Bukankah seperti itulah cara kerja Tuhan?

Bisa saja sih buku ini merupakan  pembenaran buat orang yang sejenisku. Namun tidak akan menutup kemungkinan akan adanya pengetahuan tambahan di kemudian hari.

Buku ini enak dikunyah perlahan, meski nampaknya harus beberapa kali perpanjang di perpus. Baca perlahan itu bagus untuk pencernaan pikiran.

Masih dalam suasana Maygnificent, dan buku ini melengkapinya.

Three hundred and fifty pages to go….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s