Me, Myself and Mine

Tragedi 7 Desember 2006

Gak parah amat kok

Cuman kehilangan hape ku hadiah lulus dari bapak yang amat sangat kusayang, satu2nya tempatku bernasis ria dengan adanya kamera dan perekam suara, tempat dimana nomor relasi dan teman-teman tercinta, nomor rekening dan segala macam catatan penting yang tidak akan tergantikan dengan cara apapun.

Yang kusayangkan adalah ketika aku akan semakin sulit untuk mempercayai orang lagi. Sepertinya phobiaku terhadap manusia akan bertambah parah atau aku akan menjadi psycho (krn skr ini sedang kpengen menyakiti diri sendiri ex: menabrakan diri ke mobil yg sedang melaju kencang atau membakar tanganku sendiri diatas kompor)

Para tersangka… sepertinya dua orang yang mau order stiker dan poster untuk distro mereka yang datang tadi sore ke kantor. Betapa begonya aku merasa mereka bisa dijadikan teman ngobrol yang menyenangkan yang ternyata hanya kamuflse pengalih perhatian.

Hape bos ikut ilang gara2 kelupaan dibawa. Nomor2 klien ilang smua. Dan otomatis aku yg disalahkan krn hanya aku yg ada di kantor saat kejadian. Maaf ya pak bos, saya salah krn kurang hati-hati T___T

Good bye my w800i…
Our togetherness will stay forever in my heart
Thank you for always be there for me when I need you

Untuk para pelaku, jaga baik2 hpku ya. Kalo gak bisa, jual aja deh.
Oh iya… slamat krn anda sukses dalam pekerjaan anda kali ini. Smoga lain kali anda bisa tertangkap basah.

Pak bos… maaf ya hape anda ikut hilang. Beberapa hari ini otak memang sedang gak gitu konsen… habis mikirin anda terus. Kok sekarang jadi kurang perhatian lagi sama aku. Tadi juga marah banget krn nomor2 penting ikutan lenyap. Jadi klien memang lebih penting dr saya ya… *tergelak sedih*

Ah.. aku mau apa ya sekarang? Hmm…..

Iklan

14 thoughts on “Tragedi 7 Desember 2006

  1. Wah kok bisa-bisanya tuh hape ilang sih. Seharusnya kamu tidak langsung dan mudah percaya dengan orang yang baru saja di kenal. Di jaman sekarang ini memang semuanya serba susah. Orang bisa berbuat apa saja demi keinginannya.

    Ingatlah selalu pesan Bang NAPI di setelah siaran salah satu tv swasta di tanah air; Ingat Kejahatan Terjadi Bukan Karena Niat Pelaku, tetapi karena ada Kesempatan, Maka Waspadalah, Waspadalah.

    Semoga kamu bisa mengambil hikmah dari hilangnya hape kamu, Semoga.

  2. prayogo >> Makasih pak. Aku akan lebih waspada dan lebih hati-hati lagi 🙂

    dirac >> Iyah. thx. Aku berusaha sabar. Hikmahnya tuw.. keknya hp gak boleh lepas dari aku deh hehehe

  3. tidak semua orang baik… tapi tidak semua orang jahat juga 😀 …

    sing sabar sajah… kalo rejeki mah udah ada yang ngatur kok :)…

    pertanyaan iseng, Pak Bos itu bos apa ‘bos’ sih? 😀

  4. kalo jadi ya sekitar 400 lembar (4desain), kalo jadi lho….nanti ta’hubungin lagi. bonusnya diganti bonus pulsa aja. aku, alhamdulillah, masih punya hape kok, kekekeke!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s